Total 63 jembatan direncanakan di Jateng, sementara secara nasional Polri telah bangun 58 unit jembatan dengan manfaat luas bagi masyarakat
Klaten – 15 Januari 2026 – Kapolri Jenderal Listyo Sigit meresmikan secara langsung 19 unit jembatan merah putih presisi di Desa Cucukan, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Klaten. Kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen Polri dalam menindaklanjuti arahan Presiden Prabowo Subianto terkait keprihatinan terhadap akses pendidikan dan mobilitas masyarakat yang terbatas.
”Alhamdulillah hari ini saya ucapkan apresiasi kepada Bapak Kapolda Jateng dan jajarannya, yang bergerak cepat tindaklanjuti apa yang menjadi arahan Bapak Presiden terkait dengan keprihatinan beliau melihat anak-anak yang sekolah terpaksa harus menyeberang atau memutar jauh,” ujar Sigit kepada awak media pada acara peresmian hari Rabu.
Secara keseluruhan, Polda Jateng merencanakan pembangunan 63 jembatan di wilayahnya. Dari total tersebut, 19 jembatan telah selesai dan diresmikan pada hari ini, 15 jembatan dalam tahap konstruksi, 4 jembatan dalam tahap persiapan, serta 25 jembatan lainnya masih dalam tahap survei dan perencanaan.
”Alhamdulillah dari rencana 63 jembatan hari ini telah diresmikan 19 jembatan secara serentak dan sisanya saat ini sedang dalam proses baik perencanaan, maupun pembangunan,” jelas Kapolri.
Dalam proses pembangunannya, Polri tidak hanya berfokus pada penyelesaian infrastruktur, tetapi juga menjalin kerja sama erat dengan warga setempat. Personel Korps Bhayangkara melibatkan masyarakat langsung dalam pengerjaan, yang diharapkan dapat mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat.
”Di dalam pengerjaan melibatkan langsung masyarakat di sekitar. Sehingga, kemudian terjalin interaksi baik yang kita harapkan hubungan Polri dengan masyarakat semakin baik, sesuai tagline kita Polri untuk masyarakat,” tegas Sigit.
Secara nasional, hingga saat ini Polri telah melakukan perbaikan dan pembangunan sebanyak 178 unit jembatan di seluruh Indonesia. Rinciannya adalah 58 unit selesai dibangun, 32 unit dalam proses pembangunan, 6 unit jembatan Bailey dalam tahap pengiriman, dan 82 unit dalam tahap perencanaan.
”Di samping itu 178 jembatan saat ini sudah terbangun namun yang paling besar di wilayah Polda Jateng,” tambahnya.
Dibangunnya jembatan merah putih presisi diharapkan dapat memberikan manfaat maksimal bagi seluruh lapisan masyarakat. Selain memudahkan anak-anak sekolah dan petani dalam melakukan aktivitas sehari-hari, jalur penghubung ini juga diharapkan dapat meningkatkan perekonomian wilayah setempat.
”Mudah-mudahan selain bisa membantu berangkat sekolah lebih cepat, kemudian petani ke sawah lebih cepat dan juga kegiatan masyarakat lain terbantu, harapan kita juga bisa membantu menambah atau menaikan pertumbuhan perekonomian desa,” ucap Sigit dengan penuh harapan.
Sebanyak 34 unit jembatan dari total yang direncanakan secara nasional dibangun di wilayah terdampak bencana, dengan rincian 17 unit telah selesai, 3 unit dalam proses pembangunan, 6 unit jembatan Bailey dalam tahap pengiriman, dan 8 unit dalam tahap perencanaan.
Pembangunan jembatan ini merupakan wujud nyata komitmen Polri dalam melaksanakan perintah Presiden RI untuk meningkatkan pelayanan dan kesejahteraan masyarakat. Inisiatif ini diharapkan dapat mempermudah mobilitas, menjamin akses pendidikan yang aman, mendukung aktivitas ekonomi lokal, mempercepat pemulihan infrastruktur pascabencana, serta memperkuat konektivitas antar-wilayah, khususnya di daerah yang membutuhkan dukungan infrastruktur penunjang. (Rahmat Hidayat)
Kapolri Resmikan 19 Jembatan Merah Putih Presisi, Wujud Tindak Lanjut Arahan Presiden Prabowo
